A History of Indigo Dyed in Japan

A History of Indigo Dyed in Japan

Indigo dye adalah salah satu metode pewarnaan tertua di dunia, bahkan
digunakan di Mesir kuno dan Cina. Di Jepang, metode ini berasal dari abad ke-10, dan
digunakan untuk mewarnai semuanya mulai dari yukata dan furoshiki, hingga denim
dan benang.

Di Jepang, pewarna indigo dikenal dengan nama Ai-zome Pewarna sebenarnya
dapat diekstraksi dari berbagai tanaman, yang membantu menjelaskan popularitas
globalnya. Di Jepang, ia diekstraksi dari polygonum atau sejenis tanaman berbunga
yang berhubungan dengan soba. Ai-zome adalah proses pewarnaan yang kuat. Warna
biru akan pudar perlahan atau tidak sama sekali dari jenis kain berpori seperti katun. Aizome
berangkat pada Periode Edo (1600-1868). Ketika kelas bawah dilarang
mengenakan sutra, mereka beralih ke kain katun untuk membuat pakaian mereka. Aizome
dan katun berjalan dengan sangat baik, dan sebagai hasilnya perdaganganpun
berkembang. Wilayah dengan populasi besar tanaman polygonum seperti Awa menjadi
kaya, dan pengrajin indigo mulai menyempurnakan pola, warna dan keterampilan
mereka.

Hari ini, ai-zome masih ada sebagai kerajinan di Jepang, meskipun jumlah
workshop dan pengrajin terampil berkurang karena tekanan dari pabrik pewarna kimia
dan permintaan mulai menurun. Proses pencelupan alami memakan waktu yang
panjang dan cukup sulit.

Untuk mengekstrak pewarna, daun harus difermentasi selama seminggu di
dalam tong dan disimpan di dalam tanah untuk membantu suhu tetap stabil, setelah itu
tong dipanaskan dengan campuran produk alami lainnya, seperti dedak gandum dan
sake (alkohol beras).

Saat siap untuk mewarnai, pengrajin membasahi, merekatkan dan
mengeringkan benang atau kain yang akan dicelup. Tanpa bantuan bahan kimia,
pengrajin terampil ini membuat pewarna dan pola dengan tangan. Untuk mencapai
warna yang paling gelap dari indigo, benang atau kain dapat dicelup sebanyak empat
puluh kali atau bahkan lebih dari itu.

source : theculturetrip.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *